Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juli 2009

AMBILKAN BULAN



Written by : AT Mahmud

ambilkan bulan, bu
ambilkan bulan, bu
yang slalu bersinar di langit

di langit bulan benderang
cah'yanya sampai ke bintang

ambilkan bulan, bu
untuk menerangi
tidurku yang lelap di malam gelap

O AMELIA



Written by : AT Mahmud

o amelia gadis cilik lincah nian
tak pernah sedih riang slalu spanjang hari
o amelia gadis cilik ramah nian
dimana mana amelia temannya banyak

AKU ADALAH ANAK GEMBALA



aku adalah anak gembala
selalu riang serta gembira
karena aku senang bekerja
tak pernah malas ataupun lengah

tra-la-la-la-la-la
tra-la-la-la-la-la
tra-la-la-la-la-la
tra-la-la-la-la-la

setiap hari kubawa ternak
ke padang rumput di kaki bukit
rumputnya subur dan juga banyak
ternakku makan tak pernah sedikit

AKU ANAK INDONESIA



Written by : AT Mahmud

aku anak Indonesia
anak yang merdeka
seribu pulaunya, ragam sukunya
satu jiwa raganya

Indonesia, Indonesia
aku bangga menjadi
anak Indonesia

pending di katulistiwa
tanahku Indonesia
seribu pulaunya, ragam sukunya
satu jiwa raganya

BALONKU



Written by : NN

balonku ada lima
rupa rupa warnanya
hijau kuning kelabu
merah muda dan biru
meletus balon hijau ... dor !
hatiku sangat kacau
balonku tinggal empat
kupegang erat erat

BANGUN TIDUR



Written by : NN

Bangun tidur ku terus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi kutolong ibu
Membersihkan tempat tidurku

HAI BECAK



Written by : Ibu Sud (1942)

saya mau tamasya, berkeliling-keliling kota
hendak melihat-lihat keramaian yang ada
saya panggilkan becak, kereta tak berkuda
becak, becak, coba bawa saya

saya duduk sendiri dengan mengangkat kaki
melihat dengan aksi, kekanan dan kekiri
lihat becakku lari, bagai tak kan berhenti
becak, becak, jalan hati-hati

BINTANG KECIL



Written by : NN

bintang kecil, dilangit yang tinggi
amat banyak, menghias angkasa
aku ingin, terbang dan menari
jauh tinggi ke tempat kau berada

BUNDA PIARA



Written by : NN

bila kuingat lelah
ayah bunda
bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah

waktuku kecil hidupku
amatlah senang
senang dipangku dipangku dipeluknya
serta dicium dicium dimanjakan
namanya kesayangan

CICAK-CICAK DI DINDING



Written by : NN

cicak-cicak di dinding
diam diam merayap
datang seekor nyamuk
hap ... lalu ditangkap

DAKOCAN



Written by : NN

kulihat ada boneka baru
dari karet yang amat lucu
dakocan namanya
bukan sarinah
sayang sayang mahal harganya

NAIK DELMAN



Written by : NN

pada hari minggu ku turut ayah ke kota
naik delman istimewa ku duduk di muka
di samping pak kusir yang sedang bekerja
mengendali kuda supaya baik jalannya

tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk
tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s'patu kuda

DESAKU



Written by : NN

desaku yang kucinta
pujaan hatiku
tempat ayah dan bunda
dan handai taulanku
tak mudah kulupakan
tak mudah tercerai
selalu kurindukan
desaku yang permai

DUA MATA SAYA



Written by :

dua mata saya
hidung saya satu
satu mulut saya
tidak berhenti makan

dua tangan saya
yang kiri dan kanan
dua kaki saya
pakai sepatu baru

GELANG SIPAKU GELANG



Written by : NN

gelang sipaku gelang
gelang si rama rama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

HATI GEMBIRA



Written by : AT Mahmud

udara cerah berlangit biru
ingin aku bersenang-senang bersamamu
bernyanyi-nyanyi dan menari
di alam bebas dan segar seperti ini

tralala-lala-la hati sukacita
tralala-lala-la hati gembira
tralala-lala-la hati sukacita
tralala-lala-la hati gembira

HUJAN



Written by : Ibu Sud

tik-tik-tik bunyi hujan diatas genting
airnya turun tidak terkira
cobalah tengok dahan dan ranting
pohon dan kebun basah semua

tik-tik-tik bunyi hujan bagai bernyanyi
saya dengarkan tidaklah jemu
kebun dan jalan semua sunyi
tidak seorang berani lalu

tik-tik-tik hujan turun dalam serokan
tempatnya itik berenang-renang
bersenda gurau meyelam-nyelam
karena hujan berenang-renang

IBU PERTIWI



kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matanya berlinang
mas intan yang kau kenang

hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang lara
merintih dan berdoa

kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu

ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa

KAPAL API



Written by : Ibu Sud

Lihatlah sebuah titik
jauh di tengah laut
S'makin dekat s'makin jelas
bentuk dan rupanya
Itulah kapal api
yang sedang berlayar
asapnya yang putih
mengepul di udara

AKU SEORANG KAPITEN



Written by : NN

aku seorang Kapiten
mempunyai pedang panjang
kalau berjalan prok-prok-prok
aku seorang Kapiten