Kamis, 09 Juli 2009

Kiat Atasi Kebiasaan Buruk Anak: Bicara dengan Gagap



“ A…ayah, mmmau booola”, mungkin anda pernah melihat anak yang begitu sulit bicara. Dikatakan gagap bila anak mengalami kelainan irama atau kelancaran bicara yang disebabkan adanya pengulangan, perpanjangan suara, kata, atau suku kata. Gagap biasa terjadi pada usia 2-3 tahun dan 5-7 tahun. Seringkali disertai dengan mengedip-ngedipkan mata atau menggoyang kepala.

Gagap sebenarnya bagian dari perkembangan bahasa yang normal, tetapi bila berlanjut atau berlebihan, bisa jadi ada faktor lain seperti gangguan emosi anak dengan orangtua yang perfeksionis. Bisa pula ada faktor keturunan atau kelainan organ seperti lidah yang pendek dan kaku. Gagap bisa disertai kelainan saraf seperti tuli atau retardasi mental.
Solusi

1. Jangan terlalu memaksa anak atau memarahi anak bila gagapnya kambuh. Dengarkan ia dengan sabar, tidak memberondongnya dengan pertanyaan atau kata-kata.
2. Tumbuhkan rasa percaya dirinya terutama saat ia bergaul dengan teman-teman sebaya.
3. Bila gagap muncul pada anak setelah usia sekolah, mungkin diperlukan terapi lebih lanjut dengan ahli wicara atau psikoterapis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar